LGBT MERUSAK GENERASI BANGSA
Kaum Sodom dan Gomora
Dalam
Pandangan Islam di Zaman Nabi,
yaitu Nabi Luth dan Kaum Sodom dimana Hampir
keseluruhan kaum ini melakukan hubungan kelamin sesama sejenis iaitu lelaki
dengan lelaki dan meninggalkan perempuan. Perbuatan ini merupakan sesuatu
penyelewengan fitrah yang amat buruk. Nabi Luth telah menyeru mereka untuk
menghentikan perbuatan tersebut disamping menyampaikan seruan-seruan Allah,
tetapi mereka mengabaikannya dan malah mereka mengingkari kenabiannya.
Akhirnya, kaum Nabi Luth dimusnahkan dengan bencana yang sangat mengerikan dan
dahsyat. Kejadian ini berlaku pada kira-kira tahun 1800 sebelum Masehi.
Di
dalam Kitab Al-quran menceritakan kisah Nabi Luth yang menasehati kepada
kaumnya seperti mana dalam Surah Asy-Syuara;
“Kaum
Luth telah mendustakan para Rasul”,(160 “Ketika saudara mereka Luth berkata
kepada mereka,”Mengapa kamu tidak bertakwa?”(161) “Sungguh, aku ini seorang
rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,”(162) “Maka bertakwalah kepada Allah
dan taatlah kepada ku”(163)”Dan aku tidak meminta upah kepadamu atas ajakan
itu, upahku hanyalah dari Tuhan seluruh alam”(164) “Mengapa kamu mendatangi
jenis lelaki (Homoseks) di antara manusia”(165) “dan kamu tinggalkan
(perempuan) yang diciptakan Tuhan untuk dijadikan sebagai isteri kamu? Kamu
memang orang-orang yang melampaui batas’(166) ” Mereka menjawab, ” Wahai Luth!
Jika engkau tidak berhenti, engkau termasuk orang-orang yang terusir”(167) ”
Dia (Luth) berkata, ” Aku sungguh benci kepada perbuatan mu”(168).
Kaum Luth telah mengancam Nabi
Luth dan membencinya karena mengajak kaumnya beriman. Ayat seterusnya dalam
kitab Al-quran dikisahkan dalam Surah Al-Araf:
“Dan (Kami juga telah
mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah ) tatkala dia berkata kepada mereka:
“Mengapa kamu mengerjakan perbuatan faahisyah itu, yang belum pernah dikerjakan
oleh seorang pun (di dunia ini) sebelummu?”. Sesungguhnya kamu mendatangi
lelaki untuk melampiaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita, malah
kamu ini adalah kaum yang melampaui batas. Jawab kaumnya tidak lain hanya
mengatakan: “Usirlah mereka (Luth dan para pengikutnya) dari kotamu ini, sesungguhnya
mereka adalah orang-orang yang berpura-pura mensucikan diri .” (QS. Al
A’raaf, 7: 80-82)
Masyarakat Sodom merupakan masyarakat yang rendah paras
moralnya dan rusak akhlaknya dan tidak mempunyai pegangan agama atau nilai
kemanusiaan yang beradab. Kisah Nabi Luth dalam Al-Quran terdapat pada 85 ayat
dalam 12 surah diantaranya Surah Al-Anbiyaa ayat 74
dan 75 , Surah Asy-Syu’ara ayat 160
sehingga ayat 175 , Surah Hud ayat 77 sehingga ayat 83 , Surah Al-Qamar ayat 33
sehingga 39 dan surah At-Tahrim ayat 10 yang mengisahkan isteri
Nabi Luth yang mengkhianati suaminya.
Sodom dan Gomoro adalah kisah
yang tertulis di dalam kitab kejadian dan Al Quran. Pertama kalinya sodom dan
gomoro dicatat dalam kitab ibrani ( sama
dengan perjanjian lama di alkitab kristen ) sebagai bagian dari wilayah
orang-orang kanaan, keturunan Ham putra Nuh.
Rujukan dalam bagian alkitab
ibrani, Musa
mengingatkan bangsanya dalam pengajaran penghabisannya, agar belajar dari
kebejatan Sodom dan Gomora untuk menjauhi yang jahat dan agar mematuhi perintah
Allah, dalam dua kutipan:
Seluruh tanahnya yang telah hangus
oleh belerang dan garam, yang tidak ditaburi, tidak menumbuhkan apa-apa dan
tidak ada tumbuh-tumbuhan apapun yang timbul dari padanya, seperti pada waktu
ditunggangbalikkan-Nya Sodom, Gomora, Adma dan Zeboim, yakni yang ditunggangbalikkan
TUHAN dalam murka dan kepanasan amarah-Nya-
Sesungguhnya, pohon anggur mereka
berasal dari pohon anggur Sodom, dan dari kebun-kebun Gomora; buah anggur
mereka adalah buah anggur yang beracun, pahit gugusan-gugusannya.
Sejumlah nabi-nabi Israel juga menggunakan kebinasaan
Sodom dan Gomora untuk memperingatkan rakyatnya dan menubuatkan malapetaka bagi
mereka yang memusuhi Allah. Nabi-nabi tersebut termasuk: Yesaya,Yeremia,Yehezkiel,Amos,dan Zefanya.
Dalam Pandangan Kristen, Yesus Kristus
beberapa menyebut nama kota Sodom
dan Gomora serta merujuk kepada
kisah kebinasaannya. Dengan demikian Yesus meyakini kebenaran
catatan Kitab Kejadian atas peristiwa ini. Kebinasaan
kota Sodom dan Gomora dipakai-Nya menjadi peringatan untuk bertobat, seperti
tertulis dalam Injil Matius dan Injil Lukas
sebagai berikut:
"Aku [Yesus] berkata kepadamu:
Sesungguhnya pada hari penghakiman tanah Sodom dan Gomora akan lebih ringan
tanggungannya dari pada kota itu."
"Dan engkau Kapernaum, apakah
engkau akan dinaikkan sampai ke langit? Tidak, engkau akan diturunkan sampai ke
dunia orang mati! Karena jika di Sodom terjadi mujizat-mujizat yang telah
terjadi di tengah-tengah kamu, kota itu tentu masih berdiri sampai hari ini.
"Tetapi Aku berkata kepadamu:
Pada hari penghakiman, tanggungan negeri Sodom akan lebih ringan dari pada
tanggunganmu."
"Aku berkata kepadamu: pada
hari itu Sodom akan lebih ringan tanggungannya dari pada kota itu."
"Tetapi pada hari Lot pergi
keluar dari Sodom turunlah hujan api dan hujan belerang dari langit dan
membinasakan mereka semua."
Menurut Islam, homo/lesbi jelas-jelas
DILARANG, sedangkan berdasarkan kajian ilmu pengetahuan, terbukti bahwa
homo/lesbi itu tidak baik bagi kesehatan. KAJIAN ISLAM TERHADAP HOMO/LESBI
Homo/lesbi itu jelas-jelas DILARANG DALAM ISLAM. Patokannya adalah kisah
Nabi Luth yang ada di Al-Qur’an. Promosi homo/lesbi di Indonesia makin marak, terutama
lewat media. Di televisi dan juga film sudah mulai banyak yang menampilkan kaum
marginal ini, hanya saja ‘dibungkus’ dengan judul yang tidak mengesankan adanya
unsur homo/lesbi di dalamnya atau adegan yang implisit.
Menurut Pandangan penulis bahwa, didalam Negara
Indonesia terutama dalam Pancasila Sila Pertama “Ketuhanan Yang Maha Esa” dan
dalam UUD 1945 Pasal 29 ayat (1)” Negara Berdasarkan atas Ketuhanan Yang Maha
Esa” dan Pasal 28 B ayat (1)” setiap orang berhak membentuk keluarga dan
melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah” dan juga dalam Penetapan
Presiden RI No.1/PNPS Tahun 1965 pasal (1).
Sudah sangat jelas bahwa Negara Indonesia telah
memberikan PELARANGAN mengenai adanya LGBT karena didalam agama yang di anut /
peluk oleh penduduk Indonesia melarang adanya pasangan sejenis ( LGBT ).
Dalam sejarahnya di masa lalu,
keberadaan kaum LGBT di Barat (Eropa) bukan hanya dilarang oleh masyarakat dan
institusi agama, tetapi juga dilarang secara hukum dan di kriminalkan oleh
negara. Dengan dasar pembenaran atau interpretasi dari teks Injil atau ajaran
kristiani (kisah Sodom dan Gomora), kaum lesbian dianggap sebagai kaum yang
berdosa dan dikutuk oleh Tuhan sehingga harus dimusnahkan.
Penulis mengajak Kaum Muda, Remaja untuk TIDAK
TERPENGARUH dan TIDAK IKUT MELIBATKAN DIRI dalam Lingkaran LGBT. Karena LBGT
ini di Larang dalam AGAMA dan jelas di atur dalam peraturan perundang-undangan
Indoensia dan dapat merusak Moral yang tentunya akan menghancurkan Generasi
selanjutnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar