Kamis, 18 Februari 2016

LGBT MERUSAK GENERASI BANGSA



LGBT MERUSAK GENERASI BANGSA

Kaum Sodom dan Gomora
Dalam  Pandangan Islam di  Zaman  Nabi, yaitu Nabi Luth dan  Kaum Sodom dimana Hampir keseluruhan kaum ini melakukan hubungan kelamin sesama sejenis iaitu lelaki dengan lelaki dan meninggalkan perempuan. Perbuatan ini merupakan sesuatu penyelewengan fitrah yang amat buruk. Nabi Luth telah menyeru mereka untuk menghentikan perbuatan tersebut disamping menyampaikan seruan-seruan Allah, tetapi mereka mengabaikannya dan malah mereka mengingkari kenabiannya. Akhirnya, kaum Nabi Luth dimusnahkan dengan bencana yang sangat mengerikan dan dahsyat. Kejadian ini berlaku pada kira-kira tahun 1800 sebelum Masehi.
Di dalam Kitab Al-quran menceritakan kisah Nabi Luth yang menasehati kepada kaumnya seperti mana dalam Surah Asy-Syuara;
Kaum Luth telah mendustakan para Rasul”,(160 “Ketika saudara mereka Luth berkata kepada mereka,”Mengapa kamu tidak bertakwa?”(161) “Sungguh, aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,”(162) “Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepada ku”(163)”Dan aku tidak meminta upah kepadamu atas ajakan itu, upahku hanyalah dari Tuhan seluruh alam”(164) “Mengapa kamu mendatangi jenis lelaki (Homoseks) di antara manusia”(165) “dan kamu tinggalkan (perempuan) yang diciptakan Tuhan untuk dijadikan sebagai isteri kamu? Kamu memang orang-orang yang melampaui batas’(166) ” Mereka menjawab, ” Wahai Luth! Jika engkau tidak berhenti, engkau termasuk orang-orang yang terusir”(167) ” Dia (Luth) berkata, ” Aku sungguh benci kepada perbuatan mu”(168).
Kaum Luth telah mengancam Nabi Luth dan membencinya karena mengajak kaumnya beriman. Ayat seterusnya dalam kitab Al-quran dikisahkan dalam Surah Al-Araf:
Dan (Kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah ) tatkala dia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu mengerjakan perbuatan faahisyah itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorang pun (di dunia ini) sebelummu?”. Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk melampiaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita, malah kamu ini adalah kaum yang melampaui batas. Jawab kaumnya tidak lain hanya mengatakan: “Usirlah mereka (Luth dan para pengikutnya) dari kotamu ini, sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang berpura-pura mensucikan diri .” (QS. Al A’raaf, 7: 80-82)
Masyarakat Sodom  merupakan masyarakat yang rendah paras moralnya dan rusak akhlaknya dan tidak mempunyai pegangan agama atau nilai kemanusiaan yang beradab. Kisah Nabi Luth dalam Al-Quran terdapat pada 85 ayat dalam 12 surah diantaranya Surah Al-Anbiyaa ayat 74 dan 75 , Surah Asy-Syu’ara ayat 160 sehingga ayat 175 , Surah Hud ayat 77 sehingga ayat 83 , Surah Al-Qamar ayat 33 sehingga 39 dan surah At-Tahrim ayat 10 yang mengisahkan isteri Nabi Luth yang mengkhianati suaminya.
Sodom dan Gomoro adalah kisah yang tertulis di dalam kitab kejadian dan Al Quran. Pertama kalinya sodom dan gomoro dicatat dalam  kitab ibrani ( sama dengan perjanjian lama di alkitab kristen ) sebagai bagian dari wilayah orang-orang kanaan, keturunan Ham putra Nuh.
Rujukan dalam bagian alkitab ibrani, Musa mengingatkan bangsanya dalam pengajaran penghabisannya, agar belajar dari kebejatan Sodom dan Gomora untuk menjauhi yang jahat dan agar mematuhi perintah Allah, dalam dua kutipan:
Seluruh tanahnya yang telah hangus oleh belerang dan garam, yang tidak ditaburi, tidak menumbuhkan apa-apa dan tidak ada tumbuh-tumbuhan apapun yang timbul dari padanya, seperti pada waktu ditunggangbalikkan-Nya Sodom, Gomora, Adma dan Zeboim, yakni yang ditunggangbalikkan TUHAN dalam murka dan kepanasan amarah-Nya-
Sesungguhnya, pohon anggur mereka berasal dari pohon anggur Sodom, dan dari kebun-kebun Gomora; buah anggur mereka adalah buah anggur yang beracun, pahit gugusan-gugusannya.
Sejumlah nabi-nabi Israel juga menggunakan kebinasaan Sodom dan Gomora untuk memperingatkan rakyatnya dan menubuatkan malapetaka bagi mereka yang memusuhi Allah. Nabi-nabi tersebut termasuk: Yesaya,Yeremia,Yehezkiel,Amos,dan Zefanya.
Dalam Pandangan Kristen,  Yesus Kristus beberapa menyebut nama kota Sodom dan Gomora serta merujuk kepada kisah kebinasaannya. Dengan demikian Yesus meyakini kebenaran catatan Kitab Kejadian atas peristiwa ini. Kebinasaan kota Sodom dan Gomora dipakai-Nya menjadi peringatan untuk bertobat, seperti tertulis dalam Injil Matius dan Injil Lukas sebagai berikut:
"Aku [Yesus] berkata kepadamu: Sesungguhnya pada hari penghakiman tanah Sodom dan Gomora akan lebih ringan tanggungannya dari pada kota itu."
"Dan engkau Kapernaum, apakah engkau akan dinaikkan sampai ke langit? Tidak, engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati! Karena jika di Sodom terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, kota itu tentu masih berdiri sampai hari ini.
"Tetapi Aku berkata kepadamu: Pada hari penghakiman, tanggungan negeri Sodom akan lebih ringan dari pada tanggunganmu."
"Aku berkata kepadamu: pada hari itu Sodom akan lebih ringan tanggungannya dari pada kota itu."
"Tetapi pada hari Lot pergi keluar dari Sodom turunlah hujan api dan hujan belerang dari langit dan membinasakan mereka semua."

Menurut Islam, homo/lesbi jelas-jelas DILARANG, sedangkan berdasarkan kajian ilmu pengetahuan, terbukti bahwa homo/lesbi itu tidak baik bagi kesehatan. KAJIAN ISLAM TERHADAP HOMO/LESBI Homo/lesbi itu jelas-jelas  DILARANG DALAM ISLAM. Patokannya adalah kisah Nabi Luth yang ada di Al-Qur’an. Promosi homo/lesbi di Indonesia makin marak, terutama lewat media. Di televisi dan juga film sudah mulai banyak yang menampilkan kaum marginal ini, hanya saja ‘dibungkus’ dengan judul yang tidak mengesankan adanya unsur homo/lesbi di dalamnya atau adegan yang implisit.
Menurut Pandangan penulis bahwa, didalam Negara Indonesia terutama dalam Pancasila Sila Pertama “Ketuhanan Yang Maha Esa” dan dalam UUD 1945 Pasal 29 ayat (1)” Negara Berdasarkan atas Ketuhanan Yang Maha Esa” dan Pasal 28 B ayat (1)” setiap orang berhak membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah” dan juga dalam Penetapan Presiden RI No.1/PNPS Tahun 1965 pasal (1).
Sudah sangat jelas bahwa Negara Indonesia telah memberikan PELARANGAN mengenai adanya LGBT karena didalam agama yang di anut / peluk oleh penduduk Indonesia melarang adanya pasangan sejenis ( LGBT ).
Dalam sejarahnya di masa lalu, keberadaan kaum LGBT di Barat (Eropa) bukan hanya dilarang oleh masyarakat dan institusi agama, tetapi juga dilarang secara hukum dan di kriminalkan oleh negara. Dengan dasar pembenaran atau interpretasi dari teks Injil atau ajaran kristiani (kisah Sodom dan Gomora), kaum lesbian dianggap sebagai kaum yang berdosa dan dikutuk oleh Tuhan sehingga harus dimusnahkan.

       Penulis mengajak Kaum Muda, Remaja untuk TIDAK TERPENGARUH dan TIDAK IKUT MELIBATKAN DIRI dalam Lingkaran LGBT. Karena LBGT ini di Larang dalam AGAMA dan jelas di atur dalam peraturan perundang-undangan Indoensia dan dapat merusak Moral yang tentunya akan menghancurkan Generasi selanjutnya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar